PENGERTIAN WEB API DAN FUNGSI
Definisi :
● Web Services.
Web service merupakan suatu suatu layanan sistem perangkat lunak
yang mendukung interaksi dan komunikasi dengan sistem yang berbeda – beda
(interoptabilitas) pada suatu jaringan. Web service digunakan sebagai bentuk
layanan oleh sebuah website untuk menyediakan layanan berupa cuplikan – cuplikan
informasi, sehingga memungkinkan sistem diluar website tersebut dapat berinteraksi
dengan dengan website tersebut melalui layanan – layanan yang disediakan. Web
service menyimpan data dengan standar XML sehingga dapat diakses oleh sistem
lain walaupun berbeda platform, sistem operasi, maupun bahasa compiler. Dalam
proses kerjanya web service tidak memerlukan GUI karena yang bekerja biasanya
pada fungsi logic program dan request data
●Web Api
, API (Application Programming Interface) adalah sekumpulan perintah,
fungsi, dan protokol yang dapat digunakan oleh programmer saat membangun
perangkat lunak untuk sistem operasi tertentu. API memungkinkan programmer
untuk menggunakan fungsi standar untuk berinteraksi dengan sistem operasi lain
● SOAP.
Singkatan dari Simple Object Access Protocol. SOAP adalah protokol untuk
pertukaran informasi dengan desentralisasi dan terdistribusi. SOAP dibangun
dengan menggunakan protokol komunikasi HTTP. Karena HTTP didukung oleh
semua browser dan server, maka SOAP dapat berkomunikasi dengan berbagai
aplikasi meskipun terdapat perbedaan sistem operasi, teknologi, dan bahasa
pemrogramannya.
Peran SOAP di dalam teknologi web service adalah sebagai protokol pemaketan
untuk pesan-pesan (messages) yang digunakan secara bersama oleh
aplikasi-aplikasi penggunanya. Spesifikasi yang digunakan tidak lebih seperti sebuah
amplop biasa berbasis XML untuk informasi yang ditransfer, serta sekumpulan
aturan bagi translasi aplikasi dan tipe-tipe data platform yang spesifik menjadi bentuk
XML. Desain bentuk dari SOAP membuatnya cocok untuk berbagai pertukaran
pesan pada aplikasi
●REST
, singkatan bahasa Inggris dari representational state transfer atau transfer
keadaan representasi, adalah suatu gaya arsitektur perangkat lunak untuk untuk
pendistibusian sistem hipermedia seperti WWW. Istilah ini diperkenalkan pertama
kali pada tahun 2000 pada disertasi doktoral Roy Fielding, salah seorang penulis
utama spesifikasi HTTP. Istilah ini selanjutnya dipergunakan secara luas pada
komunitas jaringan.
REST secara spesifik merujuk pada suatu koleksi prinsip-prinsip arsitektur jaringan
yang menggariskan pendefinisian dan pengalamatan sumber daya. Istilah ini sering
digunakan dengan longgar untuk mendeskripsikan semua antarmuka sederhana
yang menyampaikan data dalam domain spesifik melalui HTTP tanpa tambahan
lapisan pesan seperti SOAP atau pelacakan sesi menggunakan cookie HTTP. Dua
pengertian ini dapat menimbulkan konflik dan juga tumpang tindih. Dimungkinkan
untuk merancang suatu sistem perangkat lunak besar sesuai dengan gaya arsitektur
REST Fielding tanpa menggunakan HTTP dan tanpa berinteraksi dengan WWW.
Juga dimungkinkan untuk merancang antarmuka XML+HTTP sederhana yang tidak
mengikuti prinsip-prinsip REST, tapi sebaliknya mengikuti model dari RPC (remote
procedure call). Perbedaan penggunaan istilah REST ini cukup menyebabkan
permasalahan dalam diskusi-diskusi teknis.
Latar Belakang Teori :
● Representational state transfer (REST) adalah salah satu rancang bangun
arsitektural sistem web service. REST merupakan salah satu model design rancang
bangun web service selain SOAP dan WSDL. REST mulai berkembang pesat karena
sistemnya yang lebih sederhana daripada SOAP dan WSDL. Sisi sederhana dari
REST yang membuat menarik adalah REST dapat dibangun dengan sedikit tools .
Selain itu untuk melakukan testing terhadap REST service dapat dilakukan secara
sederhana pada web browser tanpa harus melakukan simulasi client – server
Web API merupakan sebuah perkembangan dalam web service yang menggunakan
REST sebagai dasar arsitekturnya. Web API memiliki kemampuan untuk melakukan
kombinasi terhadap lebih dari 1 web service yang nantinya akan menghasilkan
sebuah aplikasi baru yang diberi nama mashup.
Ketika digunakan dalam pengembangan web, web API membuat rancangan request
HTTP lengkap dengan pendefinisian struktur dari pesan, biasanya dibentuk dalam
format XML atau JSON. Ketika sedang menjalankan beragam web service, masing –
masing sub service tersebut berjalan secara autonomous. User tidak memiliki kontrol
terhadap masing – masing service tersebut. Dengan segala kemudahan yang ada,
web API juga memiliki kekurangan yaitu: penyedia web service dapat merubah,
menghilangkan, , ataupun mengupdate program tanpa notifikasi. Reliabilitasnya yang
kurang begitu didukung. Kegagalan terkadang muncul ketika dieksekusi
Contoh Penerapan Dalam E-Bisnis:
● Penerapan Web API (Facebook)
Facebook merupakan salah satu website social networking terbesar dunia yang
menyediakan fitur web service bagi para penggunanya. Sebagai seorang pengguna
facebook, ketika mulai mengakses sebuah aplikasi pada facebook, kita akan
mengirim suatu HTTP request ke server facebook. Request tersebut kemudian
diarahkan ke pemilik dari aplikasi tersebut. Ada suatu informasi seperti user ID dan
sejenisnya yang akan direquest dari server pemilik aplikasi ke server facebook.
Selanjutnya server facebook akan merespon dan mengirimkan data sesuai dengan
yang diminta.
Pada framework web service milik facebook, terdapat beberapa komponen yang
berkolaborasi, yaitu:
Facebook API (Aplication Programming Interface)
FBML (Facebook Markup Language)
FQL (Facebook Query Language)
Facebook Javascript
Facebook API yang kini telah berkembang dengan nama Graph API merupakan web
service programming interface milik facebook yang berfungsi untuk mengakses
konten – konten layanan pada facebook, seperti profil, teman, foto, dll. Selain itu juga
dapat mengakses fungsi – fungsi pada facebook seperti (login, redirect, update, dll).

0 komentar:
Posting Komentar